Posted by: gbkprawamangun on: Februari 18, 2009
Ditulis oleh Ruth Tarigan
Minggu, 26 November 2008 Moria GBKP Rawamangun Pulo merayakan HUT setelah ibadah ke 2 pkl 09.00 wib.
Yang seru semua yang bertugas di serahkan kepada Moria (Pertua, Diaken, Kolektan, Tim musik dan Singer, dll) kecuali pengkhotbah Pdt. Yunus Bangun.





Yang heboh seluruh pemain band (organis, drum, gitar, bass, biola dan singer) juga oleh Moria. Memakai seragam lengkap Moria se dunia , dan dengan penuh sukacita mengiringi jemaat dengan pujian GBKP dan PEE. Walaupun kemampuan Moria terbatas tetapi dengan talenta yang diberikan Tuhan mereka mau melayani Tuhan untuk hormat dan kebesaran bagi namaNya. Dengan kuasa dan pertolongan Roh Kudus acara ibadah berjalan dengan baik.
Dalam khotbahnya Pdt. Yunus Bangun berpesan agar kita jangan membalas kejahatan dengan kejahatan, kemarahan dengan kemarahan tetapi harus di balas dengan kasih yang datangnya dari Tuhan Yesus. Dan bukan secara kebetulan karena dalam kamus Tuhan tidak ada kata kebetulan kata-kata koor Moria sebelum khotbah sama dengan isi khotbah Pendeta. Judul koor ”Ula Kal Subuki Sijahat” karya J. Silangit.

Yang meriah lomba harus berpasangan dengan Mamre : lomba njujung lau, lomba joget balon dan lomba memasukkan paku ke dalam botol… para pemenang diberi hadiah menarik yang telah disiapkan oleh Panitia.

